Cara Budidaya Markisa yang Benar dari Biji  

budidaya markisa

Markisa adalah tanaman buah yang juga sering dijadikan tanaman hias. Tanaman ini banyak ditanaman di halaman rumah atau di pekarangan. Di Indonesia, budidaya markisa sudah banyak dilakukan seperti di Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali dan beberapa daerah lainnya. Budidaya tanaman markisa yang benar akan menghasilkan markisa dengan kualitas terbaik.

Cara Budidaya Markisa

budidaya markisa bisa jadi peluang bisnis yang menggiurkan saat ini. Tapi sebelum menjalankan usaha ini, sebaiknya Anda harus tahu dulu bagaimana cara budidaya budidaya markisa yang benar. Berikut ini cara menanam buah markisa agar menghasilkan kualitas terbaik.

Memilih Benih

Benih merupakan hal terpenting dalam proses penanaman buah markisa. Pastikan benih yang dipilih diambil dari pohon yang produktif. Pastikan juga pohon induk yang diambi buahnya memiliki pertumbuhan yang sehat, sudah berusia 3 tahun lebih dan bebas dari penyakit ataupun hama.

Penyemaian Benih

Buah markisa yang memiliki kualitas baik dapat diambil bijinya. Biji tersebut dibersihkan dulu dengan cara meremasnya dengan menggunakan abu. Cuci biji dengan air bersih baru kemudian dianginkan agar kering. Selanjutnya, benih tadi disemai dengan menggunakan tray semai atau polybag. Media semai yang digunakan adalah campuran dari pasir, tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan yang sama.

Siapkan Lahan dan Mulai Menanam

Siapkan lahan yang akan ditanami bibit markisa dan bersihkan dari rumput liar ataupun gulma. Gemburkan tanah dengan cangkul atau traktor. Buat lubang yang akan ditanami buah markisa dan taburkan pupuk di tiap lubangnya. Biarkan saja selama 3 hingga 5 hari. Lubang tanam harus diisi dengan tanah baru kemudian ditanami bibit markisa. Buat para-para dengan menggunakan kayu dan tali.

Baca Juga :  Cara Budidaya Tomat dengan Mudah

Penyiraman dan Penyiangan Tanaman Markisa

Tanaman markisa akan membutuhkan air yang cukup dari awal tanam hingga umur 2 bulan. Setelah dewasa atau berumur lebih dari 2 bulan, penyiraman dapat dilakukan sekali saja di tiap minggunya. Lakukan penyiraman hingga tanah yang ada di sekitar tanaman jadi lebab atau basah.

Selanjutnya, silahkan lakukan penyiangan yang disesuaikan dengan kondisi gulma. Penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan penggemburan tanah supaya tata udara dapat diperbaiki dan akar tanaman buah markisa jadi berkembang dengan baik.

Pengendalian Hama Penyakit

Pengendalian hama penyakit harus dilakukan oleh pembudidaya buah markisa. Karena hama penyakit dapat membuat pohon jadi tidak produktif dan kualitas yang dihasilkan  pun jadi menurun. Lakukan pencegahan dari bibit hingga tanamannya berproduksi.

Itulah beberapa cara budidaya markisa yang benar. Setiap prosesnya harus dilakukan dengan benar supaya pohon markisa yang ditanam dapat berbuah dengan cepat. Anda juga harus tekun dan telaten serta terus belajar supaya bisa jadi seorang pembudidaya tanaman buah yang sukses.

 

 

Tinggalkan komentar