Cara Menanam Timun Hidroponik yang Paling Gampang

timun hidroponik

Timun adalah salah satu tanaman yang bisa ditanam dengan menggunakan metode penanaman hidroponik. Ini dikarenakan perawatannya jauh lebih mudah dan buah timun hidroponik juga memiliki kandungan air yang lebih banyak. Selain itu, hasil buahnya juga memiliki ukuran lebih besar.

Cara Menanam Timun Hidroponik Supaya Hasil Buahnya Berkualitas

Bagaimana cara penanaman dengan metode hidroponik? Cara menanam timun dengan metode ini adalah tidak menggunakan tanah sebagai medianya melainkan dengan media air. Karena itu, timun yang ditanam dengan metode ini akan memiliki lebih banyak kandungan air karena media untuk menanamnya sendiri yang menggunakan air. Meskipun begitu, tanaman timun ini juga membutuhkan media lain. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai cara menanam timun dengan media hidroponik:

1. Pemilihan bibit

Cara menanam timun dari biji tentunya dimulai dengan pemilihan bibit. Agar buah yang dihasilkan baik dan berkualitas, tentunya bibit yang akan digunakan pun harus yang berkualitas tinggi. Jika bibit berkualitas sudah didapatkan, langsung disemai dengan menggunakan media semai.

2. Penyemaian bibit timun

Setelah mendapatkan bibit yang berkualitas, maka Anda harus melakukan langkah yang kedua yaitu penyemainan bibit timun. Anda akan membutuhkan kertas koran dan juga kain kanvas bekas sebagai media penyemaiannya. Cara menyemai bibit timun adalah dengan meletakkan biji timun ke media tersebut. Lipat-;lipat koran dan kain kemudian masukkan ke dalam plastik. Tunggu sampai biji timun menjadi kecambah.

3. Penanaman

Selanjutnya, Anda bisa melakukan penanaman dengan media tanam dari beberapa pilihan seperti aram sekam, pasir, gambut dan juga gambus. Media tersebut bisa dipilih salah satunya tapi yang paling bagus jika ingin ditanami timun hidroponik adalah dengan menggunakan arang sekam. Siapkan bahan-bahan yang akan digunakan seperti pot kecil, air, pipa paralon, kertas dan gunting. Buat media penanamnya baru kemudian letakkan arang sekam ke dalam pot tersebut.

Baca Juga :  4 Penyebab Buah Cabe Rontok dan Cara Mengatasinya

4. Perawatan

Jika semua tahapan sudah dilalui, maka saatnya melakukan perawatan. Dalam tahap ini Anda hanya harus mengontrol bagaimana pertumbuhan rumput dan gulma yang biasanya dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman timun. Anda harus rajin memberi nutrisi yang sudah dilarutkan ke dalam air. Pemberiannya nanti dimasukkan ke lubang paralon.

Media penanaman timun hidroponik dan perawatannya begitu sederhana. Jadi Anda bisa coba menanam timun di lingkunga rumah Anda. Lakukan dengan baik semua tahapannya dan jangan lupa selalu kontrol pertumbuhannya agar buah timun yang dihasilkan akan berkualitas.

Tinggalkan komentar